MRC Publishing
Keranjang
Paradigma Sosial dalam Masyarakat Multikultural
BUKU REFERENSI

Paradigma Sosial dalam Masyarakat Multikultural

Dr. Oksiana Jatiningsih, M.Si., Dr. Mukhlis Lubis, Lc., M.A, WPPE, CW-CE-BNSP., Olan Yogha Pratama, M.Pd.

Rp 69.727

Deskripsi Buku

Buku “Paradigma Sosial dalam Masyarakat Multikultural” menyajikan pemahaman mendalam mengenai dinamika sosial yang terbentuk di tengah keberagaman budaya, etnis, dan nilai-nilai dalam masyarakat modern. Dengan pendekatan interdisipliner, buku ini mengulas bagaimana individu dan kelompok berinteraksi, membentuk identitas, serta menghadapi tantangan dan potensi konflik dalam ruang sosial yang majemuk. Penulis menggambarkan bagaimana toleransi, inklusi, dan keadilan sosial menjadi fondasi penting bagi harmoni sosial yang berkelanjutan. Dilengkapi dengan kajian teori dan kasus-kasus aktual, buku ini memberi wawasan kritis tentang pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam era globalisasi. Kehadirannya menjadi kontribusi berharga bagi akademisi, praktisi sosial, maupun pembaca umum yang ingin memahami realitas kehidupan multikultural secara komprehensif. Judul: Paradigma Sosial dalam Masyarakat Multikultural Authors: Dr. Oksiana Jatiningsih, M.Si., Dr. Mukhlis Lubis, Lc., M.A, WPPE, CW-CE-BNSP., Olan Yogha Pratama, M.Pd. Your email address will not be published. Required fields are marked * Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment. Δdocument.getElementById( "ak_js_1" ).setAttribute( "value", ( new Date() ).getTime() );

Informasi Buku

Penerbit
Mukhlisina Revolution Center
ISBN
978-623-89988-4-5
Halaman
155
Ukuran
14,8 x 21 cm
Berat
350 gr

Buku Terkait

Buku

MRC Publishing

PT. Mukhlisina Revolution Center mendedikasikan diri untuk menerbitkan karya akademik berkualitas bagi akademisi dan institusi pendidikan.

Hubungi Kami

  • Jl. Example Street No. 123
  • Makassar, Indonesia
  • Tel: +62 812 3456 7890
  • Email: admin@ai-mrc.com

Media Sosial

© 2026 PT. Mukhlisina Revolution Center. Semua Hak Cipta Dilindungi.